|

FSG Jual 30% Saham Liverpool ke Konsorsium Amit Bhatia Senilai Rp25 Triliun

FSG Resmi Buka Negosiasi Penjualan Saham Minoritas Liverpool

Fenway Sports Group (FSG), pemilik klub sepak bola Liverpool, dikabarkan tengah dalam pembicaraan untuk menjual sebesar 30% saham klub kepada konsorsium yang dipimpin oleh Amit Bhatia, mantan rekan pemilik Queens Park Rangers (QPR). Nilai transaksi penjualan saham Liverpool ini diperkirakan mencapai £1,35 miliar atau setara dengan sekitar Rp25 triliun. Kesepakatan tersebut akan memberi valuasi total klub Merseyside itu sekitar £4,5 miliar.

Menurut laporan The Guardian, FSG telah mengonfirmasi dalam pernyataan resminya kepada Financial Times bahwa negosiasi dengan grup yang dipimpin Bhatia sudah dimulai. Pernyataan itu berbunyi: “Sebuah konsorsium investasi yang dipimpin dan dikelola oleh Amit Bhatia telah menyatakan minatnya untuk melakukan investasi strategis minoritas di Liverpool Football Club.” Diskusi terkait kesepakatan ini diketahui telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.

Latar Belakang FSG dan Nilai Investasi yang Spektakuler

FSG, yang berbasis di Boston dan juga memiliki Boston Red Sox serta Pittsburgh Penguins, pertama kali mengakuisisi Liverpool pada tahun 2010 dengan nilai sekitar £300 juta. Jika kesepakatan dengan konsorsium Bhatia jadi terealisasi, FSG akan meraup keuntungan luar biasa dari investasinya di klub Anfield tersebut. Sebelumnya, FSG juga pernah melakukan pembicaraan dengan beberapa calon investor lain untuk menjual saham minoritas, namun belum pernah mencapai kesepakatan hingga saat ini.

Yang membuat tawaran ini semakin serius adalah keterlibatan Lakshmi Mittal, miliarder baja India yang merupakan mertua Bhatia. Dengan perkiraan kekayaan bersih keluarga Mittal mencapai £23 miliar, tidak diragukan lagi konsorsium ini memiliki sumber daya finansial yang cukup untuk menyelesaikan transaksi tersebut.

Valuasi £4,5 Miliar: Sejalan dengan Pasar Klub Elite Eropa

Meskipun beberapa pihak di industri sepak bola sempat terkejut dengan valuasi Liverpool yang disebut mencapai £4,5 miliar, angka tersebut sebenarnya sejalan dengan kesepakatan klub-klub besar lainnya. Sebagai perbandingan:

  • Chelsea dibeli oleh grup Todd Boehly/Clearlake Capital pada 2022 dengan total £4,25 miliar, meskipun £2,5 miliar di antaranya digunakan untuk membeli saham dari Roman Abramovich dan £1,75 miliar merupakan komitmen investasi langsung ke klub.
  • Manchester United pada 2024, Sir Jim Ratcliffe membeli 25% saham klub dengan valuasi £4,3 miliar.

Dengan demikian, valuasi Liverpool yang hampir menyentuh £4,5 miliar menunjukkan bahwa nilai klub-klub papan atas Premier League terus meroket, sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dari hak siar, komersialisasi, dan basis penggemar global.

Siapa Amit Bhatia? Pensiun dari QPR demi Fokus ke Liverpool

Amit Bhatia, pengusaha kelahiran London, telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur QPR pada Selasa lalu setelah 19 tahun menjabat. Ia pertama kali berinvestasi di QPR pada 2007 dan memegang berbagai peran kepemimpinan di klub Championship tersebut. Dalam pernyataannya, Bhatia mengatakan: “QPR telah menjadi bagian yang sangat penting dalam hidup saya dan keluarga saya… Saya mundur dari tanggung jawab formal saya dengan rasa bangga, rasa syukur, dan kasih sayang.” Langkah ini menjadi indikasi kuat bahwa konsorsiumnya serius dalam upaya membeli saham Liverpool.

Dampak Potensial bagi Liverpool dan Para Fans

Jika kesepakatan penjualan saham Liverpool ini terwujud, FSG tetap akan memegang kendali mayoritas klub (70%). Namun, masuknya investor baru seperti Bhatia dan Mittal bisa membawa suntikan modal segar untuk pengembangan tim, infrastruktur, dan strategi bisnis jangka panjang. Saat ini, Liverpool sedang berada di Amerika Serikat di bawah pelatih anyar mereka, Andoni Iraola, untuk tur pramusim yang dimulai dengan laga melawan Sunderland di Nashville pada hari Sabtu.

Para penggemar tentu berharap bahwa investasi ini akan memperkuat posisi Liverpool di papan atas Premier League dan Eropa, terutama setelah beberapa musim terakhir menunjukkan persaingan yang semakin ketat dengan Manchester City, Arsenal, dan klub-klub besar lainnya.

Kesimpulan

Negosiasi antara FSG dan konsorsium pimpinan Amit Bhatia menandai babak baru dalam perjalanan kepemilikan Liverpool. Dengan nilai transaksi yang mencapai £1,35 miliar dan dukungan finansial dari keluarga Mittal, kesepakatan ini berpotensi menjadi salah satu yang terbesar di sepak bola Inggris. Meskipun masih dalam tahap pembicaraan, langkah Bhatia mengundurkan diri dari QPR menunjukkan keseriusan niatnya. Keputusan akhir akan sangat dinantikan oleh seluruh publik sepak bola, terutama The Reds yang berharap masa depan klub semakin cerah.

Similar Posts