|

Wiegman Puji Sikap Ella Toone Usai Dipanggil Timnas Inggris

Sarina Wiegman melontarkan pujian untuk Ella Toone setelah gelandang Manchester United itu semula dicoret dari skuad timnas wanita Inggris, lalu dipanggil kembali untuk play-off Piala Dunia Wanita melawan Yunani. Toone masuk dalam rencana Wiegman untuk leg pertama yang digelar di Heraklion, Kreta, Jumat mendatang. Manajer asal Belanda itu menilai reaksi Toone atas keputusan pahit sebelumnya justru menunjukkan sikap yang pantas dicontoh.

Pemanggilan ini bukan sekadar tambal sulam biasa. Toone merupakan pemain dengan 69 penampilan dan 24 gol bagi Inggris, termasuk gol di final Euro 2022 serta semifinal Piala Dunia 2023. Namanya sempat absen saat skuad pertama diumumkan, sehingga keputusannya untuk tetap bekerja keras dan kembali ke dalam rencana tim menjadi cerita tersendiri menjelang laga penting di Yunani.

Alasan Ella Toone Dipanggil Kembali ke Skuad Inggris

Pintu kembali terbuka bagi Toone setelah Lucy Bronze mengalami cedera yang oleh Wiegman digambarkan sebagai cedera “sangat kecil”. Kondisi tersebut membuat bek kanan Inggris itu memilih pulang ke Chelsea, dan konsekuensinya satu tempat di skuad menjadi kosong. Wiegman lantas menghubungi Toone untuk mengisi kekosongan itu.

Yang menarik, Toone menerima panggilan tersebut ketika sedang berada di Spanyol. Ia memang sudah menyusun sendiri program latihan selama jeda pertandingan internasional, sebuah inisiatif pribadi agar kebugarannya tetap terjaga meski tidak masuk daftar pemain. Dari Spanyol, ia langsung bergerak menuju Yunani untuk bergabung dengan rekan-rekannya.

Menurut sejumlah pemahaman, pengalaman Toone di level tertinggi turut menjadi pertimbangan Wiegman. Pelatih berusia 56 tahun itu lebih memilih menambah kekuatan di lini tengah dan serangan ketimbang memanggil bek kanan pengganti sebagai penutup lubang yang ditinggalkan Bronze. Pilihan itu menegaskan bahwa kualitas dan pengalaman Toone masih dianggap berharga dalam skema Inggris.

Kronologi: Dari Pencoretan Sampai Terbang ke Yunani

Saat mengumumkan skuad awal, Wiegman terbuka soal alasannya mencoret Toone bersama Chloe Kelly. Ia menyebut level keduanya saat itu “tidak seperti yang saya harapkan dari mereka di lapangan”. Pernyataan itu cukup keras, tetapi sekaligus menunjukkan standar yang ingin dijaga sang pelatih di dalam tim juara Eropa tersebut.

Alih-alih merespons dengan keluhan, Toone memilih pendekatan berbeda. Setelah tampil sebagai starter ketika Manchester United mengalahkan Liverpool pada Sabtu, ia berbicara kepada BBC dan menegaskan bahwa fokusnya kini tertuju pada dirinya sendiri. “Sekarang ini soal saya. Saya harus terus bekerja keras dan menjadikannya bahan bakar untuk kembali lebih baik,” ujarnya.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa pencoretan tidak membuatnya tenggelam dalam kekecewaan. Ia justru menjadikan situasi tersebut sebagai pemicu untuk memperbaiki performa, sekaligus menyiapkan diri secara mandiri lewat program latihan pribadinya di Spanyol. Kombinasi antara penampilan di level klub dan kesiapan fisik inilah yang akhirnya mengembalikannya ke skuad nasional.

Momen Ketika Wiegman Terkesan pada Respons Toone

Ditanya apakah ia terkesan dengan cara Toone menyikapi pencoretan, Wiegman menjawab dengan tegas. “Ya, sangat. Saya pikir ketika saya meneleponnya, tentu itu panggilan yang berat. Tapi dia langsung menerimanya. Tentu saja dia sangat kecewa, tetapi hal pertama yang dia lakukan adalah berkata: ‘Oke, saya akan bangkit, saya akan melakukannya.’ Dia juga punya dukungan di sekelilingnya,” kata Wiegman.

Sang pelatih juga merujuk pada komentar Toone setelah pertandingan melawan Liverpool. Menurut Wiegman, cara pemain 26 tahun itu berbicara tentang situasinya menunjukkan kedewasaan yang jarang ditemui. “Jawaban dalam pertandingan, juga cara dia berbicara soal itu, menurut saya sangat bagus,” ujarnya.

Wiegman secara khusus menyoroti keputusan Toone menyiapkan segalanya untuk pergi ke Spanyol dan berlatih di sana alih-alih berdiam diri. Baginya, langkah kecil semacam itu memperlihatkan profesionalisme yang layak diapresiasi. “Well done, kalau boleh saya bilang,” tutupnya.

Arti Pujian Itu bagi Inggris dan Persaingan di Dalam Skuad

Pujian terbuka dari seorang pelatih kepala biasanya bukan hanya soal satu pemain. Pesannya juga sampai ke pemain lain di skuad: bahwa cara merespons kekecewaan sama pentingnya dengan kualitas teknis. Dengan begitu, Wiegman menegakkan standar kompetisi internal yang sehat tanpa harus mempertontonkan konflik di ruang publik.

Bagi Toone sendiri, apresiasi tersebut menjadi modal kepercayaan diri yang besar. Ia kemungkinan besar tampil pada laga Jumat, ketika Inggris berharap membangun keunggulan kuat di leg pertama. Leg kedua akan digelar Selasa di Leicester, sehingga margin gol di Kreta bisa sangat menentukan kenyamanan skuad asuhan Wiegman.

Kehadiran Toone juga memberi opsi tambahan di lini serang. Ia dikenal mampu mencetak gol di momen-momen besar, seperti yang ia tunjukkan di final Euro 2022 dan semifinal Piala Dunia 2023. Jika kesempatan bermain datang, ia berpeluang membuktikan bahwa keputusan sang pelatih untuk memanggilnya kembali memang tepat.

Peta Jalan Inggris Menuju Putaran Final Piala Dunia di Brasil

Untuk lolos ke putaran final yang akan digelar musim panas mendatang di Brasil, Inggris harus melewati Yunani lebih dulu. Setelah itu masih ada satu play-off dua leg lagi pada Desember, dengan Slovakia atau Ukraina sebagai calon lawan. Undian putaran final sendiri baru akan berlangsung pada 11 Desember.

Posisi Inggris di jalur play-off ini terbilang tidak biasa mengingat status mereka sebagai juara Eropa dan runner-up Piala Dunia 2023. Dalam fase kualifikasi, mereka memenangi lima dari enam pertandingan di grup yang juga dihuni Spanyol, sang juara bertahan. Spanyol keluar sebagai pemuncak grup karena unggul selisih gol pada pertemuan head-to-head kedua tim.

Karena itu, gagal lolos akan terasa nyaris mustahil dibayangkan bagi publik sepak bola Inggris. Tekanan untuk melewati Yunani dan lawan berikutnya pun menjadi sangat besar, meski secara kualitas skuad Inggris jauh lebih diunggulkan. Setiap langkah di play-off ini menentukan apakah mereka tetap berada di jalur menuju Brasil tahun depan.

Yunani dan Ujian Kesabaran yang Menanti

Yunani belum pernah sekalipun lolos ke turnamen besar, sehingga mereka berstatus underdog berat dalam duel ini. Menghadapi tim sekelas Inggris, mereka diperkirakan akan bermain dengan formasi rendah dan rapat demi menutup ruang. Pola semacam itu menuntut Inggris untuk bersabar, bukan terburu-buru mencari gol.

Bek Inggris, Esme Morgan, menegaskan bahwa timnya tidak akan kehilangan ketenangan meski gol baru datang menjelang akhir. “Ini soal kegigihan dan berusaha tidak terbawa frustrasi oleh lawan,” ujarnya. Ia lantas mengingat pengalaman melawan Ukraina di kualifikasi sebagai contoh yang relevan bagi situasi serupa.

Dalam laga tandang itu, Inggris kesulitan menembus pertahanan lawan sepanjang babak pertama. “Kiper melakukan penyelamatan, saya pikir kami beberapa kali membentur tiang gawang, tetapi pesan di ruang ganti saat jeda, baik di antara pemain maupun ketika Sarina datang berbicara, adalah terus melanjutkan karena kami menciptakan peluang,” kata Morgan.

Ia menekankan pentingnya menghindari tembakan terburu-buru dari jarak jauh dan tetap percaya pada gaya permainan tim. “Kami keluar untuk babak kedua setelah itu dan mencetak gol dengan sangat cepat. Jadi ini soal tetap berpegang pada rencana permainan, percaya pada apa yang kami lakukan, dan bersabar,” tambahnya.

Penutup

Kisah Ella Toone menjelang laga di Heraklion memperlihatkan dua sisi sekaligus: kerasnya standar yang diterapkan Wiegman, dan besarnya peluang bagi pemain yang mau merespons kekecewaan dengan kerja nyata. Pencoretan yang awalnya terasa pahit berubah menjadi panggilan kembali setelah cedera ringan Lucy Bronze membuka satu tempat di skuad.

Kini fokus beralih ke lapangan. Inggris wajib meraih hasil maksimal di leg pertama melawan Yunani sebelum menuntaskan urusan di Leicester, dengan satu play-off lagi dan undian 11 Desember menanti di depan. Bagaimana Toone memanfaatkan kesempatan keduanya akan menjadi salah satu hal paling menarik untuk disaksikan dari perjalanan ini.

Similar Posts